Truk Logistik Padati Pelabuhan Ketapang, ASDP Terapkan Pola TBB Kerahkan 36 Kapal
BANYUWANGI — Arus kendaraan logistik dilaporkan memadati Pelabuhan Ketapang dalam beberapa hari terakhir. Kepadatan didominasi oleh truk angkutan barang yang hendak menyeberang menuju Bali melalui jalur penyeberangan Ketapang–Gilimanuk.
Untuk mengantisipasi penumpukan yang lebih parah, operator penyeberangan ASDP Indonesia Ferry menerapkan pola Tiba Bongkar Berangkat (TBB). Skema ini memungkinkan kapal yang tiba di pelabuhan langsung melakukan proses bongkar muatan dan segera kembali berlayar tanpa menunggu lama di dermaga.
Selain itu, sebanyak 36 unit kapal dikerahkan untuk mempercepat proses penyeberangan. Langkah ini diharapkan mampu mengurai antrean panjang serta menjaga kelancaran distribusi logistik antarwilayah.
“Kami mengoptimalkan armada dan pola operasional untuk memastikan arus logistik tetap berjalan lancar,” ujar perwakilan ASDP.
Kepadatan ini dipicu oleh meningkatnya aktivitas distribusi barang, terutama menjelang periode tertentu yang mendorong kebutuhan pasokan ke Bali. Sejumlah sopir truk mengaku harus mengantre lebih lama dari biasanya, meskipun situasi mulai berangsur terkendali setelah penambahan kapal.
Pihak pelabuhan juga mengimbau para pengguna jasa untuk mengikuti arahan petugas serta mematuhi jadwal keberangkatan yang telah ditentukan guna menghindari kemacetan di area pelabuhan.
Dengan penerapan pola TBB dan penambahan armada, diharapkan arus penyeberangan di lintasan Ketapang–Gilimanuk tetap kondusif dan mampu mendukung kelancaran rantai pasok nasional.
