CILEGON – Dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila Tahun 2026, Badan Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Banten menggelar kegiatan donor darah serentak di seluruh Terminal Tipe A yang berada di wilayah Provinsi Banten, Senin (15/6/2026).
Kegiatan yang mengusung semangat tema Hari Lahir Pancasila 2026, “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”, tersebut menjadi bentuk nyata implementasi nilai kemanusiaan, gotong royong, dan kepedulian sosial dalam kehidupan bermasyarakat.
Pelaksanaan donor darah dilakukan secara serentak di Terminal Tipe A Merak, Terminal Tipe A Pakupatan, Terminal Tipe A Lebak, Terminal Tipe A Labuan, Terminal Tipe A Poris Plawad, dan Terminal Tipe A Pondok Cabe.
Kegiatan ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan di sektor transportasi dan pelayanan publik, di antaranya Palang Merah Indonesia (PMI), GAPASDAP Cabang Banten, INFA Cabang Banten, Jasa Raharja, Jasa Raharja Putra, serta gabungan perusahaan otobus (PO) yang beroperasi di wilayah Provinsi Banten.
Kepala BPTD Kelas II Banten, Eko Indra Yanto, mengatakan bahwa kegiatan donor darah merupakan wujud kepedulian insan transportasi terhadap kebutuhan stok darah di wilayah Banten sekaligus menjadi momentum memperkuat semangat persatuan dan kebersamaan.
“Melalui kegiatan donor darah ini, kami ingin mengajak seluruh insan transportasi dan masyarakat untuk mengimplementasikan nilai kemanusiaan yang adil dan beradab melalui aksi nyata yang bermanfaat bagi sesama. Setetes darah yang disumbangkan dapat menjadi harapan dan penyelamat bagi mereka yang membutuhkan,” ujar Eko.
Antusiasme peserta terlihat dari tingginya partisipasi pegawai, awak angkutan, komunitas transportasi, hingga masyarakat umum yang secara sukarela mendonorkan darahnya. Selain membantu menjaga ketersediaan stok darah PMI, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat sinergi dan kolaborasi antarinstansi serta stakeholder transportasi di Provinsi Banten.
BPTD Kelas II Banten berharap peringatan Hari Lahir Pancasila tidak hanya menjadi kegiatan seremonial semata, tetapi juga mampu mendorong lahirnya berbagai aksi sosial yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Melalui kegiatan donor darah ini, nilai-nilai gotong royong, solidaritas, dan kepedulian sosial yang menjadi karakter bangsa Indonesia diharapkan terus tumbuh dan menjadi budaya dalam kehidupan sehari-hari, khususnya di lingkungan transportasi darat. (AZ-Red)
